Menghidupkan Rasa Cinta Terhadap Budaya Indonesia



Indonesia merupakan negara yang kaya. Kaya akan alam, kaya akan penduduk, kaya akan budaya. Alat musik, makanan, pakaian, adat istiadat, arsitektur, dan tarian dari berbagai pelosok negara seharusnya menjadi identitas rakyat: suatu keindahan yang menjadi kebanggaan bersama. Namun sayangnya keindahan budaya negara ini masih seperti warga asing yang tidak dikenali, jarang dilihat apalagi dinikmati.


Salah satu alasannya adalah dengan kuatnya alur masuk budaya luar, yang "menjajah" singgasana budaya kita menjadi budaya kedua untuk dinikmati, atau ketiga, keempat, atau tidak sama sekali. Film asing, artis luar, bahasa dan istiadat negara lain tiba-tiba menjadi jauh lebih menarik untuk dipelajari daripada film, artis, bahasa, dan istiadat negara sendiri. Salah satu contoh paling kuat adalah sosok negara Korea di negara kita yang tumbuh secara subur.

Salah satu merk kosmetik terkenal dari Korea di mal-mal Indonesia

Korea adalah salah satu negara yang sukses dikenal lewat globalisasi, tak terkecuali dari negara kita. Lewat  drama, penyanyi, kosmetik, elektronik, dsb Korea berhasil memasuki negara ini dengan diexpose secara terus menerus terutama kepada generasi muda, walaupun generasi yang lebih tua pun tak luput juga. Akibatnya, rakyat Indonesia menjadi lebih mengenal dan pada akhirnya mencintai budaya asing yang lebih sering mereka temui - dibanding budaya Indonesia - di media massa dan media baru.

Tarian K-pop

Tarian Legong Keraton dari Bali

Tidak ada salahnya menyukai dan mempelajari budaya luar. Namun bukankan menyedihkan kalau kita lebih mengenal, dan bahkan lebih menyukai, budaya asing dibandingkan budaya tempat kita lahir dan dibesarkan? Budaya di Indonesia perlu lebih dihidupkan dan dilibatkan dalam kehidupan anak-anak muda, kalau tidak ingin hilang dan dilupakan. Untuk anak-anak muda, saatnya kita belajar untuk mengenal, dan pada akhirnya lebih mencintai budaya kita sendiri. Keinginan untuk mengenal adalah langkah pertama yang hisa kita lakukan untuk memastikan bahwa budaya kita takkan dijajah, bahwa budaya kita pada akhirnya pun bisa merdeka. Buktikan bahwa budaya kita bisa bersaing sama kuatnya dengan budaya luar. 


Comments